Introspeksi

Yeah ini hanya sekadar menunjukkan keterbatasan diri Setiap diri mudah berspekulasi
Tapi intinya adalah letak dimana kau tidak merasa paling benar sendiri
Dengarkan!

Kuhanya... melihat
Dari sisi yang.... memikat
Setelah perhatikan.... dengan seksama Ternyata dipermainkan.... fatamorgana Kuhanya bisa.... tersenyum kecil
Setelah akhirnya.... membuahkan hasil
Ternyata diriku... segede upil
Terlalu banyak berpikir yang.... bathil

Entah berapa kali luput dari kesadaran
Ketika sesuatu terasa berantakan
Lalu mulut mencaci, memaki anjing dan babi sampai dibawa bawa
"Hai saudari kamu polos kurang wibawa!"
Sibuk memperhatikan kekurangan orang lain Hingga salah sendiri tak begitu kentara
Siapa kau siapa aku urusi saja diri sendiri Kenapa seringkali kau masih tak perduli Menyimpan rasa dengki lalu lisan mudah sesumbar
Dan menebar fitnah seperti surat kabar Menyedihkan! lakulanlah terus seperti itu
Maka tak beda jauh dengan setan yang diberaki nafsu

Menganulir sinyalir dari segelintir orang yang tawakal dengan takdir
Tak percaya nasihat kau malah tersindir Sekarang ku bilang, " jangan kikir berpikir, pandanglah yang tersirat juga tersurat." Supaya bisa kenal lebih dekat pada dirimu yang goblok dalam bertindak....

Kuhanya... melihat
Dari sisi yang.... memikat
Setelah perhatikan.... dengan seksama Ternyata dipermainkan.... fatamorgana Kuhanya bisa.... tersenyum kecil
Setelah akhirnya.... membuahkan hasil
Ternyata diriku... segede upil
Terlalu banyak berpikir yang.... bathil

Satu verse sudah terlewat, sekarang ingin mengenalmu lebih dekat.
Berapa kali kau melaksanakan sholat?
Ini bukan bercerita tentang obat diminum 3x sehari
Tapi kewajiban yang musti terpenuhi
Bagaimana bila terlanjur masuk liang lahat Jasad digerus tanah kau sudah mampus mau tobat sudah terlambat

Karna pada dasarnya berpikir dulu sebelum melakukan
"Dari mana kau tau ini?"
Jelas dari pengetahuan.

Sudah tahu tapi masih ditinggalkan
Kusebut kau munafik jangan menampik, kuungkap wujud aslimu semua mata melirik dan kau takut dikritik
Hei jalani proses introspeksi itu paling baik

Dan satu hal yang membuat seringkali lupa
Kau terlalu asik atau sibuk dengan dunia yang fana.
Jadilah seorang yang memandang dengan dua mata
Berserta mata hati agar tak gampang terlena. Ok




Images via nawawihakimis.blogspot.com

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Introspeksi"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel